Tata Cara Umrah yang Perlu Dilakukan di Tanah Suci


841

Tata Cara Melakukan Umrah di Tanah Suci

Pergi ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umrah atau haji adalah impian bagi banyak umat Muslim di seluruh dunia. Namun, sebelum Anda melakukan ibadah umrah, penting untuk memahami tata cara umrah yang harus dilakukan. Mengetahui dan mempersiapkan tata cara umrah sejak awal akan membantu Anda menjalankan ibadah dengan khusyuk setelah tiba di Mekkah.

Persiapan untuk ibadah umrah tidak hanya melibatkan aspek finansial. Selain mempersiapkan uang tunai atau menggunakan kartu kredit untuk keperluan selama berada di Tanah Suci, Anda juga perlu mempersiapkan diri secara mental. Sebagai jamaah Indonesia, Anda tidak perlu khawatir tentang transaksi keuangan di Arab Saudi. Sebagai nasabah , Anda dapat menggunakan kartu kredit dan kartu debit dengan jaringan MasterCard, Visa, atau JCB untuk keperluan di Tanah Suci. Selain itu, Anda juga dapat melakukan penarikan tunai di ATM Bersama/Prima, MEPS, Mastercard/Cirrus, Visa/Plus, dan JCB di luar negeri.

Namun, selain mempersiapkan keuangan, Anda juga perlu mempersiapkan diri secara mental sebelum mencari informasi tentang tata cara umrah. Anda harus memahami bahwa perjalanan ke Tanah Suci dan mendaftar untuk umrah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, persiapan mental dan spiritual akan membantu Anda menjalankan ibadah dengan tenang dan fokus.

Tata Cara Umrah

Tata cara umrah melibatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dalam menjalankan tata cara umrah, Anda juga akan menjalankan ibadah sesuai dengan rukun umrah. Selain itu, penting untuk menjalankan tata cara umrah secara berurutan. Berikut ini adalah urutan tata cara umrah yang perlu dipahami dengan baik.

See also  Transfer Saldo GoPay ke ShopeePay Jadi Makin Mudah dengan Flip!

Kementerian Agama RI telah menerbitkan panduan mengenai rukun umrah yang perlu Anda terapkan. Dalam panduan tata cara umrah tersebut, terdapat penjelasan mengenai syarat-syarat umrah.

Syarat Umrah

Dalam panduan tersebut, terdapat 5 syarat umrah yang harus Anda penuhi sebelum memulai ibadah umrah:

  • Islam
  • Baligh (dewasa)
  • Aqil (berakal sehat)
  • Merdeka (bukan hamba sahaya)
  • Istita’ah (mampu)

Rukun Umrah

Setelah memastikan bahwa semua syarat umrah terpenuhi, Anda harus menjalankan rukun umrah selama melakukan ibadah umrah di Tanah Suci. Berikut ini adalah rukun umrah yang harus Anda lakukan:

Ihram (niat)

Ihram merupakan langkah pertama dalam tata cara umrah yang harus dilakukan sebelum menjalankan rukun umrah lainnya. Menurut Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Agama RI, ihram adalah niat untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan melarang hal-hal yang dilarang selama berihram.

Sebelum memulai ibadah umrah, Anda harus melakukan niat. Mengenakan pakaian ihram merupakan tanda bahwa Anda telah berniat untuk melakukan umrah. Ketika berihram, Anda juga harus melafalkan niat untuk beribadah umrah di Miqat, yaitu titik awal ibadah umrah.

Ada beberapa sunnah dalam tata cara umrah yang perlu dilakukan saat berihram, seperti mandi dan berwudhu, menggunakan wangi-wangian, memotong kuku, merapikan jenggot, merapikan rambut ketiak dan rambut kemaluan, serta melaksanakan shalat sunnah ihram 2 rakaat.

Selanjutnya, Anda perlu membaca doa Talbiyah. Doa ini biasanya terus dilafalkan sejak melewati batas miqat hingga Anda sampai di Mekkah.

Tawaf 7 kali

Tata cara umrah selanjutnya adalah tawaf. Tawaf adalah kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali. Untuk memulai tawaf, Anda harus berdiri sejajar dan menghadap ke arah Hajar Aswad sambil mengucapkan takbir.

Setelah itu, Anda dapat mengusap dan mencium Hajar Aswad. Jika sulit dilakukan, Anda dapat memberi isyarat dengan melambaikan tangan. Lakukan hal ini setiap kali melakukan putaran tawaf.

See also  Inilah Biaya Transfer BCA ke Bank Lain

Saat melakukan tawaf, mulailah dengan langkah pelan. Tidak perlu terburu-buru atau mengikuti orang lain. Anda harus menyesuaikan langkah dengan kondisi fisik dan kesehatan Anda. Setelah terbiasa, Anda dapat mempercepat langkah seperti berjalan biasa.

Selama setiap putaran tawaf, jemaah laki-laki dianjurkan untuk melakukan idhtiba atau meletakkan tengah kain ihram di bawah pundak kanan dan kedua ujungnya di atas pundak kiri.

Setelah mencapai putaran ketujuh dan mendekati Hajar Aswad, Anda perlu menutup pundak kanan dengan kain ihram dan menuju makam Nabi Ibrahim A.S. Di sana, Anda dapat melafalkan doa dan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat untuk menyempurnakan tata cara umrah di Tanah Suci.

Sa’i antara Shafa dan Marwah

Setelah tawaf, tata cara umrah selanjutnya adalah melakukan sa’i. Sa’i adalah perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah.

Setelah mencapai puncak bukit Shafa, Anda harus menghadap Ka’bah, mengucapkan takbir sebanyak 3 kali, berdoa, dan berzikir.

Jemaah laki-laki dianjurkan untuk berlari kecil saat melakukan perjalanan. Jemaah perempuan dapat berjalan seperti biasa. Setelah tiba di kaki bukit Marwah, naiklah ke atas dan ulangi doa dan takbir sambil menghadap Ka’bah.

Sa’i dilakukan sebanyak 7 putaran. Pastikan Anda melakukannya sesuai dengan kemampuan fisik Anda untuk menghindari risiko cedera.

Mencukur Rambut

Tata cara umrah lainnya yang umum diketahui adalah mencukur rambut. Jemaah laki-laki disunahkan untuk mencukur rambut hingga gundul. Namun, boleh juga dipotong pendek mengikuti garis kepala. Jemaah perempuan dapat memotong sebagian rambut sepanjang seujung jari.

Proses pelaksanaan rukun umrah harus dilakukan secara berurutan, yaitu mulai dari ihram, tawaf, sa’i, hingga mencukur rambut. Jika salah satu rukun umrah tidak dipenuhi, maka ibadah umrah akan dianggap tidak sah. Melakukan ihram dan miqat adalah kewajiban dalam ibadah umrah.

See also  MRP Adalah Sistem yang Penting dalam Bisnis, Ini Penjelasannya!

Jika Anda menjalankan tata cara umrah sesuai urutan, maka ibadah umrah yang Anda lakukan akan sah.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!