Kamu pasti pernah merasa tidak membeli banyak hal, tapi tiba-tiba saldo di rekening tinggal sedikit. Apalagi, kalau kamu tidak punya kebiasaan untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaranmu. Untungnya, kamu yang lupa riwayat transaksi sehari-hari bisa cek mutasi rekening yang disediakan oleh bankmu. Dengan begitu, kamu bisa dengan mudah mengetahui transaksi apa saja yang membuat saldo di rekeningmu jadi tinggal sedikit. Memangnya, apa itu mutasi dan bagaimana cara cek mutasi rekening?Baca juga: 3 Cara Mudah dan Praktis Cek Mutasi Rekening BCA
Apa Itu Mutasi Rekening?
Singkatnya, mutasi rekening adalah catatan riwayat transaksi yang dilakukan menggunakan rekening tersebut. Lewat mutasi tersebut, kamu bisa mengetahui detail dari beberapa transaksi yang dilakukan dalam rentang waktu tertentu. Dengan begitu, mutasi ini bisa kamu gunakan sebagai bentuk pengingat transaksi apa saja yang sudah kamu lakukan dan mengecek apakah ada transaksi yang mencurigakan atau tidak.
Contoh Mutasi Rekening
Photo: LifepalGambar di atas merupakan contoh mutasi rekening dari Bank Negara Indonesia atau BNI. Pada contoh tersebut, kamu bisa melihat tanggal dan waktu transaksi dilakukan, keterangan, nominal, serta apakah transaksi termasuk ke dalam transaksi kredit atau debit. Dengan begitu, mutasi ini bisa kamu gunakan sebagai bukti bayar, atau untuk sekedar pengingat transaksi yang pernah kamu lakukan.
Cara Cek Mutasi Rekening Bank dengan Mudah
Untuk mengecek mutasi rekening dengan mudah, setiap bank biasanya menyediakan metode yang cukup variatif. Dengan begitu, kamu sebagai nasabah bisa memilih apakah ingin mengecek mutasi secara online atau offline, serta apakah kamu ingin mencetak mutasi tersebut atau tidak. Secara umum, ada lima metode untuk mengecek mutasi, yaitu:
1. Kantor cabang bank
Pertama, kamu bisa datang ke kantor cabang bank terdekat. Cara ini bisa dilakukan jika kamu ingin mencetak mutasi tersebut untuk suatu keperluan. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi kantor cabang bank terdekat sesuai dengan rekeningmu, sembari membawa buku tabungan dan kartu identitas;
- Sampaikan bahwa kamu ingin mencetak mutasi pada satpam, dan ambil nomor antrean;
- Pada teller bank, sampaikan kalau kamu ingin mencetak mutasi dalam rentang waktu tertentu. Berikan juga syarat mencetak mutasi kepada teller;
- Tunggu hingga proses pencetakan selesai.
2. Mesin ATM
Cara cek mutasi rekening berikutnya adalah dengan berkunjung ke mesin ATM terdekat. Cara ini cocok untuk kamu yang hanya ingin mencetak mutasi dari beberapa transaksi terakhir saja. Berikut cara melakukannya:
- Kunjungi ATM terdekat, lalu masukkan kartu beserta PIN ATM;
- Carilah menu “Transaksi lainnya” > “Informasi”. Perlu diingat, setiap bank bisa jadi memiliki nama menu yang berbeda;
- Cari menu “Mutasi Rekening”;
- Tak perlu menunggu lama, struk mutasi akan segera tercetak.
3. Aplikasi mobile banking
Jika ingin melihat mutasi saja tanpa mencetaknya, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi mobile banking yang tersedia bagi sebagian besar bank di Indonesia. Untuk bank BCA misalnya, kamu bisa mengunduh m-BCA dan mengecek mutasi dengan cara berikut ini:
- Buka aplikasi BCA Mobile dan klik menu “m-BCA”;
- Pada halaman utama, pilih “m-Info” > “Mutasi Rekening”;
- Pilihlah jenis transaksi yang ingin dilihat, beserta rentang periode mutasinya;
- Terakhir, masukkan PIN BCA Mobile.
4. SMS banking
Beberapa bank juga menyediakan layanan cek mutasi melalui SMS Banking. Salah satu bank tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia atau BRI. Kalau kamu adalah nasabah BRI, berikut ini adalah cara mengecek mutasinya:
- Tulis pesan baru pada ponselmu;
- Ketik: “INFO MUTASI (spasi) (PIN SMS banking kamu)”, kirim ke 3300;
- Setelah terkirim, maka mutasi akan segera masuk.
5. Internet banking
Terakhir, kamu juga bisa mengecek mutasi secara online melalui internet banking. Opsi ini bisa kamu pilih jika kamu ingin mengetahui mutasi bank melalui laptop atau komputer. Berikut adalah cara melakukannya:
- Buka website internet banking rekeningmu. Kalau kamu adalah nasabah BRI, maka alamat website-nya adalah ib.bri.co.id/ib-bri;
- Login ke akun BRI;
- Cari menu “Rekening” > “Mutasi Rekening”;
- Pilihlah tipe rekening dan periode transaksi yang ingin dilihat;
- Setelah mutasi muncul, tekan “Print” untuk menyimpan mutasi.
Apakah Mutasi Rekening Bisa Dihapus?
Mungkin kamu jadi bertanya-tanya, apakah mutasi rekening bisa dihapus? Jawabannya tentu saja bisa. Namun, kamu harus tahu bahwa setelah menghapus mutasi, kamu tidak akan bisa mengembalikannya lagi. Kalau kamu adalah pemilik rekening BCA, berikut adalah cara melakukan penghapusan mutasi tersebut melalui internet banking:
- Kunjungi website https://ibank.klikbca.com/;
- Login ke akun BCA;
- Cari pilihan “Administrasi”;
- Klik “Hapus Daftar Rekening”;
- Tentukan mana transaksi yang ingin dihapus;
- Klik “Proses”.
Baca juga: Cara Mudah Melihat dan Download Mutasi Rekening BCAMengecek mutasi bank adalah salah satu cara yang tepat untuk mengetahui pos pengeluaran apa yang paling besar. Misalnya saja pada mutasi rekening, kamu pasti bisa melihat biaya admin yang lumayan setiap kali kamu melakukan transaksi antarbank. Nah, agar kamu bisa terbebas dari biaya admin tersebut, gunakan saja ! adalah penyedia layanan transfer uang yang membuat kamu bisa transfer antarbank tanpa biaya admin sama sekali, lho! Ditambah lagi, kamu juga bisa mengisi saldo digital wallet dengan , tanpa biaya admin sepeserpun. Menarik banget, kan? Makanya kalau pengin hidup lebih hemat, download sekarang juga, ya!
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!
