Skills Gap Analysis: Fitur HR Software untuk Analisa Kesenjangan Skill


861



Keterampilan atau skill karyawan adalah kunci penting dari performa yang berkualitas. Skill yang baik menentukan output perusahaan.Semakin banyak dan mahir skill yang dikuasai, semakin baik pula kinerja karyawan. Namun, perkembangan perusahaan yang kian pesat juga membuat perusahaan membutuhkan berbagai keterampilan baru untuk menunjang segala perubahan yang ada.Untuk memahami perbedaan dan kesenjangan kinerja, dibutuhkan skill gap analysis.  

Sekilas Mengenai Gap Skill

Skill atau keterampilan dibagi menjadi 2, yaitu soft skill dan hard skill. Soft skill mengacu kepada kepribadian yang mendukung kinerja karyawan.Sedangkan hard skill mengacu kepada kemampuan atau wawasan untuk mengerjakan tugas tertentu. Keterampilan yang mumpuni menjadi indikator kinerja karyawan dan perkembangan perusahaan.Sayangnya, keterampilan terkini yang ada dalam perusahaan tak selalu mampu mengoptimalkan bisnis. Khususnya dalam hal persaingan dengan kompetitor.Perusahaan harus memperbaharui kemampuan agar tidak tertinggal dari kompetitor. Kesenjangan antara kebutuhan dan kondisi keterampilan saat ini lebih dikenal dengan istilah gap skill.  

Mengapa Gap Skill Analysis Dibutuhkan? 

Cara paling sederhana untuk memahami gap skill adalah dengan mempertimbangkan perbedaan antara kinerja dan potensi perusahaan.Skills gap analysis adalah analisis mengenai perbedaan atau kesenjangan skill antara kebutuhan dan kondisi terkini. Hasil dari skills gap analysis adalah sebuah pemahaman mengenai seberapa baik karyawan dalam memenuhi target dan apa yang perusahaan butuhkan untuk membuat karyawan bekerja secara optimal. skills gap analysis dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana kondisi skill yang ada di perusahaan, kebutuhan terbaru, dan bagaimana cara menguasai keterampilan tersebut.Dengan wawasan tersebut, perusahaan juga dapat memahami kondisi di tengah kompetitor. Lalu perusahaan akan menentukan cara apa yang dapat digunakan untuk mengatasi kesenjangan tersebut.Apakah dengan melakukan rekrutmen atau melatih karyawan lama.  Baca Juga: Indikator Apa Saja yang Digunakan untuk Penilaian Kinerja Karyawan? 

See also  Mengenal Penerapan Cloud Based HRIS Software di Perusahaan

Tahapan Skill Gap Analysis

Analisis kesenjangan dapat dilakukan pada dua tingkat bersamaan: individu dan perusahaan. Artinya, selain membantu kinerja umum suatu perusahaan, gap skills analysis juga merupakan alat yang berguna untuk pengembangan pribadi setiap karyawan.Ada banyak langkah untuk memastikan skills gap analysis dilakukan secara menyeluruh dan menyediakan data yang paling perusahaan butuhkan.Tahapan-tahapan ini menjadi penentu bagaimana kemampuan perusahaan dalam memposisikan diri. Tahapan yang dimaksud antara lain sebagai berikut. 

1. Buat Rencana

Penting untuk membuat rencana sebelum mengukur kemampuan kinerja perusahaan dan melakukan riset. Kembangkan strategi atau rencana yang mencakup keterampilan apa saja yang sekiranya akan dibutuhkan. Pendapat dari pihak manajerial sangat penting dalam hal Ini. 

2. Menentukan Tujuan

Rencana tak akan berarti tanpa tujuan. Untuk memahami kesenjangan dalam kinerja karyawan, perusahaan harus memahami bagaimana posisi perusahaan dalam persaingan bisnis dan menetapkan tujuan.Sertakan detail yang terkait dengan tujuan ini, seperti keahlian khusus dan hasil yang harus karyawan miliki. 

3. Riset Industri Masa Depan

Tidaklah cukup untuk membayangkan dimana perusahaan berada dalam satu dekade, perusahaan harus memahami perkembangan industri saat ini dan perkiraan yang terjadi di masa depan.Cari tahu pula keterampilan apa saja yang dibutuhkan di industri masa depan. Perusahaan dapat memulai riset dengan mengeksplorasi seperti apa keterampilan di masa depan serta beralihlah perspektif yang lebih mengglobal.  

4. Ukur Keterampilan Saat Ini

Langkah selanjutnya adalah melihat keterampilan apa yang dimiliki karyawan saat ini. Cara yang paling ampuh adalah dengan mengukur performa atau kinerja karyawan.Perusahaan dapat menggunakan data dari Key Performance Indicator terhadap tujuan umum perusahaan. Selain itu, coba lakukan self evaluation kepada karyawan agar karyawan juga terlibat dalam memahami perkembangan pekerjaan mereka. Mengetahui bagaimana karyawan dan manajer mengevaluasi perbedaan antara kinerja dan harapan masa depan dapat memberikan wawasan tentang hubungan di tempat kerja.Hal ini mengarahkan strategi komunikasi ke arah yang lebih baik. HRD dapat memanfaatkan modul Performance management dalam Software HRD dari untuk mengukur lengkap perkembangan kinerja karyawan.  

See also  Mengulik Whatsapp Business: Alat Komunikasi Jitu untuk Perusahaan

5. Analisis

Langkah yang terakhir adalah menganalisis dan mengidentifikasi kesenjangan yang ada antara hasil pengukuran kinerja terkini dengan riset industri masa depan.Apakah terdapat celah yang berbahaya dan bagaimana cara menyesuaikannya di masa depan? Kesenjangan ini dapat mendorong solusi dan menodong prioritas bisnis di masa depan.Selanjutnya keputusan ada di tangan manajerial dan HRD.  

Kesimpulan

Gap skill analysis adalah rincian keterampilan terkini dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Analisis tersebut dapat membantu perusahaan untuk membangun kesuksesan jangka panjang dan berkelanjutan. Keberadaan gap skill analysis tak bisa dipisahkan dari evaluasi kinerja. Dibutuhkan suatu sistem evaluasi kinerja dan manajemen performa yang sistematis untuk mewujudkan gap skill analysis yang valid.  dapat membantu perusahaan dalam pengelolaan karyawan termasuk dalam analisis skill karyawan. Hal ini karena memiliki fitur Gap Analysis dalam modul Competency Management.Dengan fitur ini manajemen dapat melihat kompetensi yang perlu ditingkatkan untuk menunjang efektifitas kinerja karyawan.Segera daftarkan demo secara gratis, agar mengetahui lebih lanjut mengenai fitur dari Competency Management !



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!