Depresiasi


801


Apa itu Depresiasi?

Depresiasi atau penyusutan adalah proses akuntansi yang digunakan untuk mengalokasikan biaya aktiva berwujud agar menjadi beban secara sistematis dan rasional selama periode waktu penggunaan aktiva tersebut.

Metode Depresiasi

Metode Garis Lurus (Straight-Line Method)

Metode garis lurus juga dikenal sebagai metode straight-line method dan merupakan metode yang paling umum digunakan untuk menghitung beban penyusutan. Metode ini memfokuskan pada penyusutan sebagai fungsi dari waktu, bukan dari penggunaan.

Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Biaya Penyusutan = (Biaya Perolehan Aset – Nilai Residu) / (Masa Manfaat Aset)
  • Beban penyusutan = (Rp500 juta – Rp50 juta) / 5 tahun = Rp 90 juta

Namun, metode ini dianggap kurang realistis karena mengasumsikan bahwa manfaat yang diperoleh dari aset tersebut sama setiap tahunnya.

Metode Beban Menurun (Double-Declining Method)

Metode beban menurun adalah metode penyusutan dipercepat yang mengalokasikan beban penyusutan yang lebih tinggi pada tahun pertama dan beban yang lebih rendah pada tahun-tahun berikutnya. Metode ini fokus pada beban penyusutan yang lebih tinggi pada tahun pertama karena pada tahun tersebut, aset mengalami penurunan nilai yang signifikan.

Metode Aktivitas (Unit Penggunaan atau Produksi)

Metode aktivitas mengasumsikan penyusutan sebagai fungsi dari produktivitas atau penggunaan, bukan dari waktu. Dalam metode ini, umur penyusutan mesin produksi dapat ditentukan dengan mudah karena penggunaan mesin tersebut dapat diukur secara relatif.

Misalnya, jika mesin produksi digunakan selama 4.000 jam dalam tahun pertama dan kapasitas total mesin produksi adalah 30.000 jam, maka beban penyusutan dapat dihitung sebagai berikut:

  • Beban penyusutan = [(Rp 500 juta – Rp 50 juta) x 4.000] / 30.000 = Rp60 juta.
See also  Insentif

Namun, metode ini memiliki keterbatasan karena tidak dapat digunakan dengan tepat dalam situasi penyusutan yang berdasarkan waktu, bukan aktivitas.

Metode Depresiasi Khusus

Dalam beberapa kasus, perusahaan tidak dapat memilih salah satu metode depresiasi di atas karena karakteristik unik dari aset yang terlibat atau kebutuhan penerapan khusus. Dalam kasus seperti itu, ada dua metode khusus yang dapat digunakan:

  • Metode kelompok dan gabungan; sering digunakan untuk aktiva yang homogen dan memiliki fungsi yang hampir sama.
  • Metode campuran dan kombinasi; diterapkan sesuai dengan kebijakan akuntan.



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!