Book Building


804


Apa itu Book Building?

Book Building adalah proses penawaran awal atau ajakan, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang menggunakan prospektus awal untuk mengetahui minat calon investor terhadap efek yang ditawarkan oleh perusahaan. Tujuan dari Book Building adalah untuk menciptakan perkiraan harga penawaran efek.

Pada tahap ini, minat atau penawaran yang disampaikan oleh investor melalui e-IPO selama masa penawaran awal akan dikumpulkan dan menjadi dasar penentuan harga penawaran perdana yang akan digunakan oleh perusahaan dan underwriter (penjamin emisi efek).

Cara agar Penawaran Diterima saat Book Building

Salah satu strategi yang berpotensi memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi agar penawaran diterima saat Book Building adalah dengan memasang bid di harga termahal atau batas harga tertinggi. Jika calon investor memasukkan harga bid yang tinggi, maka investor yang memasukkan harga rendah kemungkinan besar penawarannya tidak akan diterima dan tidak akan mendapatkan jatah saham IPO perusahaan yang dibidik. Oleh karena itu, mayoritas investor memasukkan bid di harga atas saat penawaran awal.

Risiko Calon Investor yang Memasang Bid Tinggi saat Book Building

Risiko yang dihadapi oleh calon investor yang memasang bid tinggi saat Book Building adalah kemungkinan mengalami kerugian. Hal ini terjadi ketika calon investor tidak memahami secara pasti seberapa besar animo pasar terhadap saham yang dibidiknya, sehingga ia memasang bid harga yang tinggi pada saham yang ternyata tidak diminati oleh banyak orang. Akibatnya, harga saham tersebut berpotensi turun saat sudah diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Jika hal ini terjadi, investor berpotensi mengalami kerugian yang besar.

See also  Muhibah


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!