ASEAN


796



“Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara.” Daftar Akronim dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

“Singkatan Association of South East Asian Nations yaitu suatu perserikatan yang semula beranggotakan lima negara di kawasan Asia Tenggara yaitu Indonesia, Singapura, Filipina, Malaysia, dan Thailand; saat ini anggotanya bertambah dengan Brunei Darussalam dan Myanmar, Kamboja, Vietnam, dan Laos (ASEAN).”

Otoritas Jasa Keuangan
N adalah organisasi negara-negara Asia Tenggara; dari Association of Southeast Asian Nations
Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian ASEAN

ASEAN merupakan singkatan dari Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara yang berarti adalah nama untuk negara-negara yang berada di Asia Tenggara. Semua kata atau frasa ASEAN adalah dalam Bahasa Inggris dan memiliki maknanya masing-masing. Jika dijelaskan secara umum, ASEAN adalah sebuah perserikatan atau organisasi antar bangsa yang wilayahnya berada di kawasan Asia Tenggara.

Sejarah Singkat ASEAN

ASEAN didirikan karena adanya persamaan di antara negara-negara pendirinya yang saat itu baru saja merdeka dari penjajahan kolonial (kecuali Thailand). Selain itu, letak geografis, budaya, dan krisis ekonomi pada saat itu membuat kelima negara pendiri sepakat untuk membentuk sebuah perserikatan bangsa-bangsa yang dapat saling menguatkan dalam bidang ekonomi dan kebudayaan di wilayah Asia Tenggara.

Kawasan Asia Tenggara pernah menjadi kawasan yang tidak stabil karena merupakan tempat yang strategis baik secara geo-ekonomi maupun geo-politik. Negara-negara seperti Vietnam dan Filipina menjadi pangkalan untuk masing-masing blok yaitu Timur dan Barat. Konflik militer juga terjadi antara Laos, Kamboja, dan Vietnam. Selain itu, konflik bilateral juga terjadi antara Indonesia dan Malaysia serta Kamboja dan Vietnam. Ditambah lagi dengan munculnya konflik internal di beberapa negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

See also  Venture Capital

Permasalahan-permasalahan tersebut tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan tetapi juga stabilitas ekonomi negara-negara di Asia Tenggara. Akhirnya, para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara merasa perlu untuk menciptakan suasana yang aman dan damai. Pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, Deklarasi ASEAN yang dikenal sebagai Deklarasi Bangkok ditandatangani. Awalnya, hanya lima negara yang bergabung, namun sampai saat ini, jumlah anggota ASEAN menjadi sepuluh negara.

Tujuan ASEAN

ASEAN dibentuk dengan beberapa tujuan, antara lain:

  1. Mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan sosial, dan perkembangan budaya di Asia Tenggara melalui upaya bersama dengan semangat kesetaraan dan kerjasama.
  2. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional di kawasan Asia Tenggara dengan menghormati supremasi hukum dan prinsip-prinsip PBB.
  3. Memajukan kerjasama dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
  4. Memperkuat hubungan internasional dan regional antara negara-negara di Asia Tenggara.
  5. Menyediakan fasilitas pelatihan, penelitian, teknis, dan administrasi untuk membantu penanganan masalah di Asia Tenggara.
  6. Memperkuat perdagangan internasional negara-negara di Asia Tenggara dan meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dalam memanfaatkan sektor pertanian, industri, perdagangan, dan fasilitas-fasilitas pendukung.

Prinsip ASEAN

Saat ASEAN dibentuk, terdapat beberapa prinsip yang dijunjung tinggi untuk memastikan interaksi antara negara-negara ASEAN sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Beberapa prinsip tersebut adalah:

  1. Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, integritas, dan identitas nasional dari masing-masing anggota ASEAN.
  2. Negara-negara anggota ASEAN berhak untuk menciptakan kehadiran nasional mereka sendiri serta bebas dari campur tangan atau intervensi pihak luar.
  3. Tidak melakukan intervensi dalam urusan dalam negeri negara-negara anggota ASEAN yang lain.
  4. Menyelesaikan perbedaan atau konflik secara damai.
  5. Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan.
  6. Mengadakan kerjasama yang efektif antara anggota ASEAN.
See also  Pembentukan Persediaan

Anggota ASEAN

ASEAN pada awalnya hanya terdiri dari lima negara pendiri, yaitu:

  • Indonesia (negara pendiri)
  • Malaysia (negara pendiri)
  • Singapura (negara pendiri)
  • Filipina (negara pendiri)
  • Thailand (negara pendiri)
  • Brunei Darussalam (bergabung pada 7 Januari 1984)
  • Vietnam (bergabung pada 28 Juli 1995)
  • Laos (bergabung pada 23 Juli 1997)
  • Myanmar (bergabung pada 23 Juli 1997)
  • Kamboja (bergabung pada 30 April 1999)

Sementara itu, dua negara di Asia Tenggara yang belum menjadi anggota ASEAN adalah Timor Leste dan Papua Nugini.

Masyarakat Ekonomi ASEAN

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) adalah integrasi ekonomi ASEAN yang bertujuan untuk mengatasi perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN. Seluruh anggota ASEAN telah menyepakati perjanjian ini. MEA didirikan pada tahun 2015 dan bertujuan untuk menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi di mana terjadi aliran barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan modal yang lebih bebas.

Pendiri ASEAN

ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Perbara oleh lima tokoh yang mewakili negara-negara di Asia Tenggara. Berikut adalah beberapa negara pendiri ASEAN dan tokoh-tokoh di baliknya:

  1. Indonesia diwakili oleh Adam Malik (Menteri Luar Negeri Indonesia)
  2. Malaysia diwakili oleh Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri Malaysia)
  3. Singapura diwakili oleh Sinnathamby Rajaratnam (Menteri Luar Negeri Singapura)
  4. Filipina diwakili oleh Narciso Ramos (Menteri Luar Negeri Filipina)
  5. Thailand diwakili oleh Thanat Koman (Menteri Luar Negeri Thailand)

Kerjasama ASEAN

ASEAN+3 adalah kerjasama antara ASEAN dengan tiga negara lainnya, yaitu Jepang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dan Korea Selatan. ASEAN+3 muncul sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan energi baik di tingkat regional maupun global. Kerjasama ASEAN+3 disepakati pada tanggal 9 Juni 2004 di Manila, Filipina, dengan tujuan mengesahkan program-program seperti Energy Security Forum, Natural Gas Forum, Oil Market Forum, Oil Stockpiling Forum, Renewable Energy Forum, dan banyak lagi.

See also  Cadangan Wajib Minimum