Dalam bahasa Indonesia, istilah “Nirdividen” atau “ex dividen” mengacu pada aktivitas penjualan saham yang jatuh pada tanggal ex dividend (diluar dividen). Tanggal ex dividend adalah hari dimana dividen tidak termasuk. Biasanya, tanggal ini jatuh satu hari setelah tanggal cum dividend (hari terakhir perdagangan di bursa). Jika Anda membeli saham pada tanggal ex dividend, Anda tidak akan dianggap sebagai pemilik saham dan tidak akan menerima dividen.
Misalnya, jika tanggal cum dividend jatuh pada tanggal 1 Februari, maka tanggal ex dividend jatuh pada tanggal 2 Februari. Jika Anda membeli saham pada tanggal ex dividend tersebut, Anda tidak akan menerima pembagian dividen dari saham tersebut. Aktivitas penjualan saham pada tanggal ex dividend ini disebut nirdividen.
Selain itu, ada beberapa istilah terkait nirdividen yang perlu Anda ketahui, antara lain:
1. Cum dividend date: Tanggal ini adalah tanggal terakhir bagi para investor untuk membeli saham tertentu agar bisa mendapatkan dividen. Cum dividend date hanya berlangsung selama satu hari.
2. Ex dividend date: Tanggal ini adalah hari dimana dividen tidak termasuk. Biasanya, ex dividend date jatuh satu hari setelah cum dividend date. Jika Anda membeli saham pada tanggal ex dividend, Anda tidak akan mendapatkan dividen.
3. Recording date: Ini adalah batas hari pencatatan kepemilikan saham yang dimiliki dalam rekening efek. Biasanya, recording date jatuh tiga hari kerja setelah cum dividend date.
4. Tanggal pembagian dividen: Ini adalah hari dimana dividen akan dibagikan kepada pemilik saham.
Dalam aktivitas perdagangan saham, memahami konsep nirdividen sangat penting. Hal ini dapat membantu investor dalam mengambil keputusan investasi yang tepat dan menghindari kehilangan dividen yang seharusnya mereka dapatkan.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

