Gross Domestic Product


813


Jenis Produk Domestik Bruto

· Produk Domestik Bruto Nominal
Jenis Produk Domestik Bruto ini tidak terpengaruh dan tidak memperhitungkan inflasi. Dalam Produk Domestik Bruto nominal, nilai barang dan jasa yang dihasilkan akan dihitung sesuai dengan harga yang berlaku pada waktu tersebut. Namun, hasil penghitungan akan mengalami kenaikan karena adanya inflasi harga barang dan jasa meski pada kenyataannya barang dan jasa yang diproduksi tidak berubah kuantitasnya. Dengan kata lain, nilai Produk Domestik Bruto nominal tidak merepresentasikan kenaikan harga.

· Produk Domestik Bruto Riil
Jenis Produk Domestik Bruto ini sangat memperhitungkan inflasi yang ada. Produk Domestik Bruto riil digunakan untuk mengukur Produk Domestik Bruto secara tahunan karena data yang dihasilkan lebih akurat dan menggambarkan kondisi perekonomian sebenarnya. Produk Domestik Bruto riil didapat dari BEA yang akan mundur ke tahun atau kuartal sebelumnya dan kemudian barang dan jasa diukur nilainya serta akan disesuaikan untuk digunakan dalam pengukuran inflasi.

Manfaat Produk Domestik Bruto

· Mengukur laju pertumbuhan ekonomi nasional untuk mengetahui sejauh mana dan apa yang perlu ditingkatkan.
· Membandingkan kemajuan ekonomi antar negara untuk mengetahui negara mana yang memiliki tingkat ekonomi yang kuat.
· Mengetahui struktur perekonomian negara, sehingga diketahui sektor mana yang masih memerlukan perbaikan.
· Landasan perumusan kebijakan pemerintah. Produk Domestik Bruto sering digunakan sebagai indikator kesejahteraan suatu negara.

Penghitungan Produk Domestik Bruto

Untuk menghitung Produk Domestik Bruto, terdapat tiga pendekatan yang dapat digunakan:
· Pendekatan Produksi
Produk Domestik Bruto merupakan jumlah nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan berbagai unit produksi di suatu negara dalam jangka waktu satu tahun. Unit produksi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. Pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan
2. Penggalian dan pertambangan
3. Industri pengolahan
4. Gas, listrik dan air bersih
5. Konstruksi
6. Perdagangan, restoran dan hotel
7. Komunikasi dan pengangkutan
8. Real estate, keuangan, dan jasa perusahaan
9. Jasa-jasa lainnya seperti jasa pelayanan pemerintah.

See also  Analisis Kecenderungan

· Pendekatan Pendapatan
Produk Domestik Bruto merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang ikut serta dalam proses produksi di sebuah negara dalam jangka waktu satu tahun. Balas jasa yang dimaksud adalah upah dan gaji, bunga modal, sewa tanah, dan keuntungan lainnya yang belum dipotong pajak penghasilan dan pajak langsung lainnya. Dalam hal ini, Produk Domestik Bruto juga mencakup penyusutan dan pajak tidak langsung neto, yaitu pajak tak langsung dikurangi subsidi.

· Pendekatan Pengeluaran
Produk Domestik Bruto adalah komponen permintaan akhir yang terdiri dari pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta nirlaba, pembentukan modal tetap domestik bruto, pengeluaran konsumsi pemerintah, ekspor neto (ekspor dikurangi impor) dan perubahan inventori.

Rumus Menghitung Produk Domestik Bruto

GDP = Konsumsi Swasta + Investasi Swasta Bruto + Investasi Pemerintah + Pengeluaran Pemerintah + (Ekspor – Impor)



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!