Tak Sulit, Ini Cara Menghitung Kredit Motor!


835



Metode pembayaran kredit menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk mendapatkan motor impian. Terlebih, sekarang ini memang ada banyak sekali perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor roda dua. Persyaratan untuk mengajukan kredit bahkan makin mudah. Namun, ternyata masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara menghitung kredit motor. Apakah kamu salah satunya? Yuk, simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini! ### Tips Mengajukan Kredit Motor ![tips mengajukan kredit motor]( Sumber: Freepik Sebelum masuk ke pembahasan mengenai cara menghitung kredit motor, kamu juga perlu tahu apa saja yang harus dilakukan ketika mengajukan kredit motor. Simak tipsnya dalam poin-poin di bawah ini: #### 1. Pilih motor sesuai bujet Hal pertama yang harus dilakukan tentu saja memilih jenis motor. Jangan asal pilih motor, kamu harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan tentunya bujet. Pilihlah motor yang kira-kira bisa dipakai untuk jangka waktu lama dan bisa membantu aktivitasmu sehari-hari. Hindari menjatuhkan pilihan hanya karena gengsi semata. Selain itu, tetapkan bujet sebelumnya untuk menghindari kemungkinan over-budget. Cara ini juga ampuh untuk menyeleksi mana motor yang sesuai dan mana yang tidak. #### 2. Bandingkan dealer Selanjutnya, kamu bisa mulai mencari dealer yang menjual motor. Pada tahap ini, kamu tidak perlu terburu-buru menjatuhkan pilihan. Cari tahu harga dari tiap dealer yang ada di kotamu untuk tahu mana yang mampu memberikan penawaran terbaik. Namun, harga yang miring saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan reputasi dealer. Pastikan dealer memiliki reputasi yang baik dan bisa mendatangkan motor tepat waktu. Untuk masalah reputasi ini, kamu bisa bertanya pada konsumen terdahulu atau minta rekomendasi dari orang lain yang sudah pernah kredit sepeda motor. #### 3. Pahami DP, tenor, dan bunga Satu hal tentang kredit motor adalah kamu akan menemukan banyak sekali istilah dan biaya yang muncul. Beberapa istilah yang muncul terkait dengan kredit motor adalah DP, tenor, dan juga bunga kredit. DP sendiri merupakan singkatan dari down payment atau uang muka. Ini merupakan biaya yang dibayarkan pertama kali sebagai tanda jadi bahwa kamu berniat membeli motor. Untuk besaran DP sendiri berbeda-beda tiap dealer. Hanya saja, biasanya tidak lebih dari 30% dari total harga motor. Jadi, katakanlah motor A dihargai Rp30 juta, maka DP yang perlu dibayarkan adalah Rp9 juta. Kemudian, ada tenor yang berarti periode pembayaran cicilan. Kalau kamu memilih tenor 12 bulan, maka cicilan akan berjalan selama 12 bulan. Terakhir, bunga kredit berarti biaya tambahan di luar harga asli motor. Untuk motor, bunga kredit ada pada kisaran 1,5-4%. #### 4. Perhatikan biaya asuransi Selain DP dan bunga, biasanya dealer juga menerapkan biaya asuransi. Fungsinya tentu saja untuk melindungi motor dari potensi kerugian di masa mendatang. Ada dua jenis asuransi yang sering diterapkan pada motor, yaitu all risk dan total loss only (TLO). Asuransi all risk akan memberikan ganti rugi untuk seluruh kerusakan yang terjadi pada motor. Sedangkan, total loss only hanya akan memberi manfaat jika motor mengalami kerusakan hingga 70% atau saat terjadi pencurian. #### 5. Membayar cicilan tepat waktu Terakhir, pastikan kamu membayar cicilan tepat waktu. Biasanya, dealer akan mengenakan denda pada konsumen yang terlambat membayar. Besarannya memang tidak terlalu besar. Namun, jika kamu terus-menerus terlambat membayar, akumulasi denda tentu akan terasa memberatkan. #### Cara Menghitung Kredit Motor ![cara hitung kredit motor]( Sumber: Freepik Lalu, bagaimana cara menghitung kredit motor? Pihak dealer umumnya akan memberikan gambaran pembayaran cicilan dan besaran biaya yang harus dibayarkan. Namun, kamu perlu mengetahui cara menghitung kredit motor agar paham dari mana angka-angka tersebut muncul. Katakanlah kamu ingin membeli sebuah motor matic dengan harga Rp25.000.000. Pihak dealer menetapkan bunga sebesar 2,5% dan kamu memilih tenor pinjaman 1 tahun (12 bulan). Selain itu, kamu juga perlu membayar DP motor sebesar 30%. Berapa cicilan yang harus kamu bayar? – Harga motor: Rp25.000.000 – DP: Rp7.500.000 – Sisa yang harus dibayarkan: Rp17.500.000 – Cicilan per bulan: Rp17.500.000/12 = Rp1.458.333,33   Namun, ingat, kamu juga harus membayar bunga kredit. Berikut adalah cara menghitung bunga kredit motor: – Bunga kredit motor per bulan: (Rp17.500.000 x 2,5%)/12 = Rp36.458,33 – Total cicilan yang harus dibayar per bulan: Rp1.458.333,33 + Rp36.458,33 = Rp1.494.791,66   Nah, itu dia cara menghitung kredit motor. Bagi kamu yang harus bayar cicilan kredit motor lewat transfer bank, kini [transfer bank]( bisa bebas biaya administrasi lewat aplikasi . Bayar cicilan kredit motor pun jadi lebih mudah. Dapatkan aplikasi , gratis di App Store dan Play Store!

See also  7 Cara Menghemat Air, Yuk Mulai Go Green dari Sekarang!


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!