Selama ini banyak yang mengira bahwa CV dan portofolio adalah kedua hal yang sama, padahal tidak. Keduanya memiliki perbedaan baik dari cara pembuatan maupun tujuannya.Dimana letak perbedaan cv dan portofolio?Berikut ini adalah pembahasan tentang perbedaan antara portofolio dan CV.
Perbedaan CV dan Portofolio ?
Biasanya mereka yang bekerja di bidang kreatif seperti arsitektur, media, desain, atau jurnalisme umumnya akan diminta portofolio saat melamar pekerjaan.Berbeda dengan mereka yang bekerja di bidang sosial, teknik, maupun kesehatan mereka biasanya hanya diminta CV. Berikut ini berbagai perbedaan lain antara cv dan portofolio
1. Menginformasikan dan Menunjukkan
| CV | Portofolio |
| Memberikan informasi melalui biodata, pendidikan dan pengalaman. | Menunjukan kemampuan melalui kumpulan karya atau project yang telah dilakukan. |
Hal yang paling mendasar yang menjadi Perbedaan CV dan Portofolio adalah dalam CV Anda harus bisa menggambarkan siapa Anda sebernarnya melalui biodata (seperti nama, tempat tanggal lahir, agama, latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, serta kemampuan yang dimiliki) dan pendeskripsian diri.Sementara pada portofolio Anda harus bisa menunjukkan kemampuan yang dimiliki melalui sejumah karya yang diberikan. Baca Juga: 3 Perbedaan Resume dan Curriculum Vitae (CV)
2. Kelengkapan dan Karakter
| CV | Portofolio |
| Penyajian CV dibuat seringkas mungkin. | Penyajian harus selengkap mungkin. |
Selanjutnya yang jadi perbedaan antara CV dengan portofolio adalah detil yang dimuat.CV berisi detil informasi diri yang lengkap namun disajikan sesimpel mungkin. Berbeda dengan CV, portofolio justru harus disajikan selengkap mungkin dan panjang untuk menunjukkan karakter dan kemampuan Anda.Tunjukkan hal-hal yang membedakan Anda dengan pelamar lainnya. Bisa saja dalam segi tulisan, konsep yang unik, goresannya, atau hal lain yang dapat meyakinkan rekruter bahwa Anda mampu untuk bersaing dan memajukan perusahaan mereka.
3. Menggaet dan Membuktikan
| CV | Portofolio |
| Bertujuan untuk menarik perusahaan dengan kemampuan dan pengalaman yang ditulis. | Bertujuan untuk membuktikan kemampuan dan pengalaman apa yang telah ditulis di CV. |
Setiap perusahaan tentu akan meminta CV kepada setiap calon pelamarnya. CV ini digunakan untuk menggaet perusahaan supaya tertarik dengan pelamar.Sementara portofolio menjadi alat untuk membuktikan bahwa apa yang Anda dekripsikan dalam CV memang benar. Dalam hal ini CV dan portofolio memang saling melengkapi dan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menarik hati rekruter. Misalnya saja, dalam CV Anda jelaskan bahwa Anda memiliki kemampuan adobe illustrator.Nah, dalam portofolio Anda harus membuktikannya dengan karya berupa ilustrasi yang Anda buat sendiri dengan menggunakan adobe illustrator.Bisa juga jika Anda pelamar dibidang jurnalistik dan menjelaskan bahwa Anda selama beberapa tahun mengikuti organisasi jurnalistrik kampus, buktikan dengan menyertakan hasil-hasil liputan Anda selama bergabung dalam organisasi jurnalistik kampus tersebut. View this post on Instagram A post shared by (@linovhr)
4. Pengalaman dan Potensi
| CV | Portofolio |
| Rekruter melihat relevansi dari pengalaman atau pendidikan yang dibutuhkan. | Rekruter melihat kemampuan yang dibutuhkan. |
Anda tahu kenapa di bidang kreatif banyak yang lebih mengutamakan portofolio? Alasannya adalah terkadang pelamar tidak mencantumkan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar.Untuk mengetahui apakah pelamar memang memiliki potensi di bidang yang akan dilamar, rekruter akan melihat bagaimana porofolio yang disertakan.Jadi, portofolio ini akan sangat membantu sekalipun posisi yang dilamar tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
5. Umum dan Spesifik
| CV | Portofolio |
| CV bersifat umum. Artinya dapat digunakan untuk melamar beberapa posisi | Portofolio bersifat spesifik. Artinya portofolio yang disajikan harus sesuai dengan kualifikikasi yang dibutuhkan. |
CV bersifat umum. Artinya dapat digunakan untuk melamar beberapa posisi. Sementara portofolio bersifat spesifik. Artinya portofolio yang disajikan harus sesuai dengan kualifikikasi yang dibutuhkan.Hal lain yang menjadi perbedaan antara CV dengan portofolio adalah CV bisa digunakan untuk berbagai posisi pekerjaan.Misalnya Anda membuat satu CV untuk melamar posisi back office dan staf HRD. Sementara itu, untuk portofolio harus spesifikasi dalam memilih posisi yang akan dilamar.Misalnya Anda ingin melamar sebagai seorang content writer, otomatis portofolio yang diberikan berupa tulisan. Berbeda jika Anda ingin melamar sebagai design grafis, tentu portofolio yang disertakan berupa karya yang berkaitan dengan design grafis.Oleh karena itu, portofolio mesti disusun dengan tujuan yang spesifik. Bahkan, jika bisa sesuaikan dengan identitas perusahaan tersebut.
Kesimpulan
Penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa CV bersifat lebih umum sementara -atas kebutuhan tertentu- Portofolio bersifat lebih spesifik.Meskipun CV dan Portofolio memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain, tapi keduanya sangat penting bagi Tim HRD di suatu perusahaan untuk menilai calon karyawan yang ia terima.Semoga dengan artikel ini, anda dapat mengetahui dan mengenal perbedaan antara CV dan Portofolio.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

