/ak·sep·ta·si/ /akséptasi/ adalah istilah yang digunakan dalam dunia bisnis untuk menggambarkan penerimaan atau pembenaran terhadap suatu hal. Dalam konteks ini, akseptasi merujuk pada penerimaan secara umum makna suatu kata atau pemahaman konsep makna suatu kata yang umum diterima.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, akseptasi juga dapat merujuk pada janji untuk membayar oleh pihak tertarik dengan cara membubuhkan tanda tangan dalam surat wesel. Dalam hal ini, akseptasi harus dinyatakan dengan kata “akseptasi” atau dengan cara lain yang memiliki maksud yang sama. Tanda tangan saja dari pihak tertarik yang dibubuhkan pada halaman muka surat wesel sudah dianggap sebagai akseptasi. Setelah diakseptasi, surat wesel ini memiliki nilai yang sama dengan promes atau surat sanggup bayar. Artinya, surat wesel ini dapat diperdagangkan atau dijual kepada pihak lain sebelum tanggal jatuh tempo.
Dalam kegiatan bisnis, seperti yang telah dijelaskan di atas, Bank sering memberikan jaminan keuangan kepada pihak lain. Salah satu bentuk jaminan keuangan yang sering digunakan adalah akseptasi. Dalam akseptasi, terdapat penghitungan tagihan akseptasi yang timbul sebagai akibat dari pernyataan sanggup untuk membayar yang dilakukan terhadap wesel berjangka. Tagihan akseptasi diukur berdasarkan biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Tagihan ini juga dikurangi oleh penyisihan kerugian penurunan nilai. Sementara itu, liabilitas akseptasi diukur berdasarkan biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
Untuk membuat akseptasi, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, pihak yang melakukan akseptasi harus memiliki kesanggupan tanpa syarat. Artinya, mereka harus benar-benar mampu untuk membayar sesuai dengan yang telah dijanjikan. Kedua, pihak yang melakukan akseptasi diperbolehkan untuk melakukan sebagian pembayaran atau tagihan yang tertera dalam surat wesel. Terakhir, dalam akseptasi harus ada tanda tangan akseptan yang menunjukkan persetujuan dan komitmen dari pihak yang melakukan akseptasi.
Dalam dunia bisnis, akseptasi merupakan salah satu instrumen keuangan yang penting. Melalui akseptasi, pihak-pihak yang terlibat dapat menjalankan transaksi bisnis dengan lebih aman dan terjamin. Akseptasi juga memberikan jaminan bahwa pembayaran akan dilakukan sesuai dengan yang telah disepakati. Oleh karena itu, pemahaman tentang akseptasi menjadi penting bagi para pelaku bisnis untuk menghindari risiko dan memastikan kelancaran transaksi.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

